CARA AGAR PROKER KKA SUKSES DAN DISUKAI MASYARAKAT DESA




KKA singkatan dari Kuliah Kerja Amaliah yang merupakan suatu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa dalam bentuk kegiatan intra kulikuler yang memadukan pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi Muhammadiyah yang terdiri dari :
1)      Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran
2)      Melakukan penelitian dan pengabdian iptek
3)      Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, dan
4)      Membudayakan nilai akhlaqul karimah

KKA betujuan memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa. KKA juga merupakan wahana penerapan serta pengembangan ilmu dan tekhnologi yang dilaksanakan diluar kampus dalam waktu, mekanisme kerja, dan persyaratan tertentu. Kegiatan KKA dilaksanakan kurang lebih 1 bulan lamanya, selama program KKA ini terlaksana mahasiswa diharapkan berbaur dan terjun langsung dengan menyertakan masyarakat dalam sosialisasi pembangunan desa yang berkemajuan. Agar masyarakat mau membuka peluang dan berbagi dengan mahasiswa yang konotasinya sebagai tamu di desa mereka, maka mahasiswa hendaknya bersikap layaknya seorang tamu yang menjunjung tinggi nilai budaya dan adat istiadat yang ada di lingkungan desa tempat mereka mengabdikan diri, jangan pernah membawa peraturan tersendiri bahkan berbuat diluar dari ketentuan tata krama dan moral karena akan mencoreng nama baik kampusnya sendiri. Kegiatan KKA tidak hanya seputar formalitas menuju semster akhir sebagai persyaratan sebelum mengajukan dan menyusun proposal penelitian namun harus menjadi kesadaran bersama bahwa desa membutuhkan uluran pasrtisipan pengetahuan baru dalam mengembankan desa secara efektif di era digital ini. Mahasiswa membawa sejumlah harapan melalui ide-ide cemerlangnya bagaimana inovasinya dalam berbuat untuk desa. Berikut beberapa tips dalam penyusunan program kerja unggulan yang memiliki banyak manfaat ditengah masyarakat:
1.      Observasi terbimbing
Ketika penerimaan mahasiswa KKA telah diterima dengan baik oleh pihak sekolah maka jangan menunggu atau mengulur waktu lagi, maka dengan cekatan langsunglah melakukan observasi yang didampingi oleh kepala desa dan masyarakat setempat, namun jangan memaksakan kehendak agar didampingi karena setiap anggota masyarakat memiliki kesibukan masing-masing sehingga belum sempat mendampingi. Kenapa diperlukan pendampingan? Agar ketika mengamati setiap sudut desa, ada beberapa penjelasan dan keluh kesah yang dapat disampaikan langsung oleh masyarakat. Ketika melakukan observasi maka bagilah kelompok kecil agar dapat memencarkan diri kebeberapa tempat yang berbeda sehingga observasi dapat dilakukan tanpa menguras banyak waktu. Amatilah sekitar lingkungan desa dan pikirkan apasaja yang dibutuhkan dan cukup urgen. Ketika melakukan observasi mengelilingi perkampungan, sapalah setiap warga desa yang melintas atau terlihat, hampiri mereka lalu tanyakan apa saja kendala dan keluhan mereka mengenai desa tersebut. Catat semua hal-hal penting yang menjadi temuan.
2.      Rapat pasca observasi
Setelah melakukan observasi, maka rapatkanlah bersama teman-teman sekelompokmu, kumpulkan semua catatan-catatan penting yang menjadi hasil temuan masing-maisng kelompok kecil dalam observasinya lalu berundingkan mana-mana saja yang harus dipilah dalam kategori proker unggulan dan proker standar dan proker tambahan. Susun semua berdasarkan manfaatnya lalu sesuaikan dengan kemampuan mahasiswa dalam mengerjakannya juga sesuaikan dengan waktu yang tersedia, mahasiswa harus memikirkan waktu yang dibutuhkan dan tugas masing-masing mahasiswa dalam proker tersebut agar dapat berjalan tepat waktu dan tidak terbengkalai.
3.      Adakan seminar desa
Seminar desa biasanya dilaksanakan sehari setelah diadakannya observasi, seminar desa melibatkan seluruh aparat desa dan masyarakat setempat guna mendengarkan paparan program kerja mahasiswa selama berada di desa tersebut. Setelah itu masyarakat desa boleh menyanggah ataupun menambah atau mengajukan permohonan program lain yang dibutuhkan masyarakat. Mahasiswa harus mengambil hati masyarakat agar suka rela membantu program kerja ini terlaksana melalui bahu membahu dengan masyarkat dan tokoh masyarakat terutama gerakan tokoh pemuda. Semua program kerja yang telah disusun atas persetujuan desa dipaparkan dihadapan masyarakat beserta fungsinya dan apa-apa yang dibutuhkan, agar lebih transparan.
4.      Pelaksanaan program kerja
Laksanakan program yang telah disusun dari yang paling rumit ke hal-hal yang simple, koordinator patut membagi tugas kepada seluruh anggota mahasiswa lainnya agar program kerja dapat dijalankan secara bersamaan dan masing-masing diberi tanggungjawab sehingga tidak ada lagi mahasiswa yang hanya tinggal diam saja. Ajak masyarakat dengan memberikan pemahaman bahwa tanpa peran masyarakat maka apalah arti dari program ini. Jangan pernah melakukan kesalahan dengan menyinggung perasaan masyarkat meskipun dalam konteks bercanda, hindari bahasa yang kurang pantas didengar, hargai pendapat masyarakat dan diskusikan kepada masyarakat apabila ada hal-hal yang kurang dipahami.
5.      Rapat harian
Lakukan rapat harian dengan teman-teman mahasiswamu untuk melihat atau meninjau berjalannya proker, apa-apa hambatannya dan bagaimana tindakan selanjutnya. Hasil rapat harian ini dicatat untuk melihat siklus peningkatan pengerjaan proker.
6.      Rapat mingguan dengan aparat desa
Tujuannya agar masyarakat mengetahui perkembangan pelaksanaan program kerja dari mahasiswa dan apabila ada hambatan-hambatan dapat dibicarakan dan mencari solusi bersama dengan masyarakat setempat.
7.      Pelaporan pelaksanaan program kerja
Mahasiswa melaporkan program kerja yang telah terlaksana seminggu sebelum berakhirnya kegiatan KKA guna memastikan apakah masih ada program kerja tambahan dari desa terkait dengan waktu yang tersisa, sekaligus meminta pandangan masyarakat desa mengenai proker yang telah mereka kerjakan.
Demikianlah beberapa hal yang yang bisa dilakukan oelh mahasiswa yang akan melaksakan program KKA agar mengetahui beberapa trik dalam menyusun program kerja yang akan mereka laksanakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FASE PERKEMBANGAN ANAK USIA 0 SAMPAI 7 TAHUN

Contoh sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari