PEDOMAN PELAKSANAAN MAGANG II




MAGANG II
Program magang merupakan pengenalan lapangan persekolahan dalam rangka melakukan kegiatan observasi di sekolah untuk mempelajari secara langsung pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. tahapan magang telah dibahas diartikel sebelumnya, sekarang fokus bahasannya mengenai magang II. Magang dua dilaksanakan oleh mahasiswa semster V yang merupakan lanjutan dari observasi di magang I sebelumnya. Sama halnya di magang I, waktu pelaksaannya pun di magang II selama 1 minggu namun yang membedakan adalah aspek yang diamati. Program magang bertujuan untuk:
a.       Memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia profesi guru dengan cara memberi kesempatan untuk mengalami secara langsung pelaksanaan kegiatan di sekolah mitra
b.      Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menjalin networking dengan guru di sekolah
c.       Memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengenal secara langsung manajemen sekolah, fisik sekolah, sosiokultural.
d.      Menerapkan pengetahuan teoritis kedalam dunia praktik sehingga mampu menumbuhkan pengetahuan kerja sesuai dengan latar belakang bidang ilmu mahasiswa.
e.       Melatih kemampuan mahasiswa untuk menjadi pribadi-pribadi yang mandiri, mampu bersikap, mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan dalam bekerja.
f.       Menumbuhkan kemampuan berinteraksi sosial dengan orang lain didalam dunia kerja.
Adapun hal yang harus dilakukan mahasiswa di magang II adalah melakukan penelahan tehadap kurikulum yang berlaku di sekolah tempat mereka melakukan observasi. Berikut beberapa tujuan yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa:
1.      Menelaah kurikulum dan perangkat pembelajaran yang digunakan guru
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yang pertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. beberapa hal yang berkaitan dengan kurikulum diantarany:
a.       Kerangka dasar kurikulum
b.      Struktur kurikulum
c.       Silabus : Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran, Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran, Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi, Menentuan Jenis Penilaian,  Menentukan Alokasi Waktu, Menentukan Sumber Belajar.
d.      Pedoman mata pelajaran
e.       Kelender pendidikan
f.       Program tahunan
g.      Program semster
h.      RPP
i.        Lembar Kerja Siswa
2.      Menelaah strategi pembelajaran
Strategi pembelajaran yang dibawakan oleh guru mulai dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir/penutup, dengan melihat aktivitas timbal balik antara siswa dan guru. Berbicara tentang startegi berarti lingkup bahasannya tentang cara yang digunakan guru dalam membawakan materi pelajarannya melalui berbagai metode yang tepat sesuai dengan kebutuhan siswanya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai strategi pembelajaran:
a.       Strategi yang digunakan guru dengan tujuan pembelajaran
b.      Startegi yang digunakan guru dengan materi pembelajaran
c.       Tujuan, materi dengan metode yang digunakan oleh guru
d.      Alat peraga yang digunakan oleh guru dengan materi dan tujuan
e.       Aplikasi strategi yang digunakan guru mulai dari kegiatan awal, inti, dan akhir.
3.      Menelaah sistem evaluasi
Pada kurikulum 2013, penilaian hasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relative setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan dari kegiatan penilaian yang dilakukan oleh guru.
a.       Pengetahuan/kognitif
b.      Afektif/sikap: sikap social, spiritual
c.       Psikomotorik/keterampilan
4.      Mengembangkan perangkat pembelajaran
a.       Menyusun dan mengembangkan Silabus dan RPP: Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengacu pada Standar Isi. Perencanaan pembelajaran meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Penyusunan. Silabus dan RPP disesuaikan pendekatan pembelajaran yang digunakan.
b.      Menyusun dan mengembangkan bahan ajar sesuai dengan RPP: Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksnakan kegiatan belajar mengajar. Bahan yang dimaksud dapat berupa bahan tertulis maupun bahan yang tidak tertulis.
c.       Membuat dan mengembangkan media yang menarik sesuai dengan RPP: Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Media pembelajar dapat menjadi sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti: buku, film,video, dsb. Dengan adanya media pembelajaran dapat menjadi sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk tekhnologi perangkat keras.
d.      Menyusun dan mengembangkan lembar kerja siswa sesuai dengan RPP: Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah. Lembar kerja siswa dapat berupa panduan untuk latihan pengembangan aspek kognitif maupun panduan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen atau demonstrasi. LKS memuat sekumpulan kegiatan mendasar yang harus dilakukan oleh siswa untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya pembentukan kemampuan dasar sesuai indicator pencapaian hasil belajar yang harus ditempuh.
e.       Pengembangan perangkat evaluasi: Dalam mengetahui tingakat pemahaman siswa perlu diadakan penilaian hasil belajar. Penilaian hasil belajar ini dapat disebut juga sebagai evaluasi. Evaluasi merupakan salah satu komponen yang yang harus di capai guru dan siswa untuk memenuhi tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Evaluasi dapat mencakup penilaian Kompetensi Inti sikap spiritual, Kompetensi Inti sikap social, Kompetensi Inti pengetahuan dan Kompetensi Inti keterampilan.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

FASE PERKEMBANGAN ANAK USIA 0 SAMPAI 7 TAHUN

Contoh sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari

CARA AGAR PROKER KKA SUKSES DAN DISUKAI MASYARAKAT DESA